Rabat,LiputanIslam.com-Dilansir dari kantor berita Anadolu, perdana menteri Maroko menepis kabar dari sejumlah media terkait kehadiran negara ini dalam konferensi anti-Palestina di Bahrain.

Sebelum ini, media-media AS menukil dari para pejabat Maroko serta mengklaim bahwa Rabat memberitahu Gedung Putih perihal kesiapannya datang ke Manama.

“Saya baru datang dari Jenewa kemarin malam dan tidak tahu apa pun tentang hal ini,”kata Saadeddine Othmani dalam jumpa pers, Rabu (12/6).

Berita Terkait: AS Tekan Negara-negara Arab untuk Hadiri Konferensi Bahrain

AS dan Bahrain mengumumkan, konferensi ekonomi Manama akan diadakan pada 25-26 Juni 2019. Konferensi ini diselenggarakan sebagai langkah awal untuk mewujudkan proyek perdamaian Palestina-Israel yang dikenal dengan “Kesepakatan Abad Ini.”

Aliansi kelompok pejuang Palestina dan Gerakan Boikot Israel (BDS) memprotes proyek AS dan konferensi Bahrain ini dalam statemen bersama pada Minggu (9/6). Dalam statemen tersebut diumumkan, rakyat Palestina akan mengadakan unjuk rasa besar-besaran pada 24-25 Juni bersamaan dengan dilangsungkannya konferensi Bahrain.

“Kesepakatan Abad Ini” digagas pemerintah Donald Trump untuk mengakhiri konflik Palestina-Rezim Zionis. Berdasarkan detail konten yang telah dipublikasikan, proyek ini sangat menguntungkan Israel serta merugikan rakyat Palestina. (af/yjc)

Baca:

Demi Palestina, Lebanon Tak Akan Menghadiri Konferensi Bahrain

Media Israel Ungkap Skandal Kesepakatan Abad Ini

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*