Yerussalem,LiputanIslam.com—Menlu Palestina, Riyadh al-Maliki, menyampaikan pada Minggu (21/1) bahwa Presiden Palestina, Mahmud Abbas, akan meminta Uni Eropa untuk mengakui kedaulatan Palestina pada pertemuan yang akan digelar Bersama dengan para Menlu dari negara-negara tersebut.

Maliki menyampaikan bahwa Abbas akan menyampaikan kepada Uni Eropa bahwa Palestina harus mengambil tindakan secepat mungkin untuk menolak keputusan sepihak Presiden As, Donald Trump, yang mengakui Yerussalem al-Quds sebagai Ibu Kota Israel. Selain itu, al-Maliki juga menyampaikan komitmen Presiden Abbas untuk menjaga perdamaian di Timur Tengah.

Tak hanya itu, sebelumnya Abbas telah menolak peran Amerika sebagai penengah atas konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina. Amerika dianggap sudah tidak layak lagi menjadi penengah karena terlalu berpihak kepada Israel.

Selain mendapatkan kecaman dari pemerintah Palestina, keputusan Trump ini pun telah ditolak oleh mayoritas negara di dunia pada sidang umum PBB yang digelar beberapa waktu lalu. Mereka menuntut agar Trump segera menarik pengakuannya tersebut yang dianggap dapat memanaskan konflik antara kedua negara itu. (fd/al-alam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL