Caracas,LiputanIslam.com-Padamnya listrik di berbagai penjuru Venezuela telah meningkatkan ketegangan antara Nicolas Maduro dan Juan Guaido.

Dilansir dari NPR, listrik di negara tersebut padam sejak sore hari Kamis (7/3) pada jam-jam sibuk. Padamnya listrik turut mengganggu kinerja sistem subway Caracas sehingga memaksa ribuan warga pulang ke rumah dengan berjalan kaki.

Maduro (presiden Venezuela) menuduh AS melancarkan “perang listrik” terhadap negaranya.

“Imprealisme AS telah melakukan ‘perang listrik’ kepada rakyat kita. Tapi mereka akan gagal. Tak ada seorang pun atau apa pun yang bisa menundukkan rakyat (Simon) Bolivar dan (Hugo) Chavez,”kata Maduro.

Jorge Rodriguez (menteri komunikasi dan informasi Venezuela) menyebut serangan ke sistem listrik negara sebagai penyebab terputusnya aliran listrik. Dia menuding Marco Rubio (senator AS dari Florida) sebagai orang yang bertanggung jawab.

Di lain pihak, Guaido sebagai pemimpin oposisi Venezuela berpendapat lain. Dia mengatakan, penyebab utama kejadian ini adalah “ketidakbecusan pemerintahan Maduro.”

Dia mengklaim, 22 negara bagian di Venezuela menghadapi masalah padamnya listrik, yang merupakan sebuah rekor di negara tersebut.

Venezuela tengah bergulat dengan krisis ekonomi parah. IMF memprediksi, pada tahun ini mega inflasi di Venezuela akan mencapai angka 10 juta persen. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*