Caracas,LiputanIslam.com-Presiden Venezuela menegaskan, AS telah melakukan tindakan paling jahat terhadap negaranya. Salah satunya adalah pencurian 5 milyar dolar dari anggaran Venezuela yang dikhususkan untuk bidang medis.

Dilansir oleh Sputnik, hal ini disampaikan Nicolas Maduro dalam sebuah pertemuan terkait pengembangan industri farmasi di Caracas.

‘Pemerintahan Donald Trump telah mencuri 5 milyar dolar dari kita; anggaran yang dialokasikan untuk obat-obatan, pembelian perangkat produksi obat di Venezuela dan pendistribusiannya ke jaringan pengobatan, rumah sakit, apotek, dan ambulans,”kata Maduro.

Presiden Venezuela menyatakan, pemerintahan AS dan pribadi Trump adalah pihak yang bertanggung jawab atas kejahatan terhadap rakyat negaranya. Anehnya, kata Maduro, AS mengklaim siap mengirim bantuan kemanusiaan kepada Venezuela.

Hingga kini, tindakan ilegal dan intervensi Washington terhadap perkembangan di Venezuela masih terus berlanjut.

Pada 23 Januari lalu, hanya setengah jam usai Juan Guaido (pemimpin oposisi Venezuela) mendeklarasikan diri sebagai presiden interim negara tersebut, pemerintah AS langsung menyatakan dukungannya.

Sejak saat itu, AS terus mengintimidasi Caracas dengan berbagai ancaman, serta mengajak negara-negara lain untuk mengakui Guaido sebagai presiden Venezuela.

Selain membekukan uang dan rekening Venezuela di bank-bank AS, Washington juga menyerahkan tempat-tempat diplomatik Venezuela di AS kepada para penjabat yang berafiliasi kepada Guaido. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*