Caracas,LiputanIslam.com-Dilansir oleh AFP, Nicolas Maduro (presiden Venezuela) mengumumkan, pihaknya tak akan membiarkan bantuan ‘kemanusiaan’ AS memasuki negaranya.

Bantuan tersebut dikirim atas permintaan dari Juan Guaido (pemimpin oposisi Venezuela) dan sementara ini ditempatkan di Cucuta, kota di perbatasan Venezuela dengan Kolombia.

“Venezuela tak akan mengizinkan sandiwara pemberian bantuan kemanusiaan dusta ini, sebab kami tidak meminta-minta kepada siapa pun,”kata Maduro dalam sebuah konferensi pers.

Menurutnya, bantuan kemanusiaan dari AS untuk Venezeula tersebut semestinya dibagikan kepada kalangan miskin Kolombia, karena rakyatnya bukan pengemis.

“Venezuela tidak menderita akibat krisis kemanusiaan yang dibuat oleh AS sejak 4 tahun lalu demi menjustifikasi intervensinya di negara kami,”tandas Maduro.

Venezuela dalam beberapa bulan terakhir menghadapi perubahan besar di bidang politik dan ekonomi. Situasi di negara Amerika Latin ini kian memburuk menyusul adanya intervensi dari AS dan para sekutunya.

Ketika Maduro baru memasuki periode kedua jabatannya sebagai presiden, Juan Guaido (ketua oposisi dan parlemen Venezuela) mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara. Tindakan ini mendapat dukungan dari sejumlah negara asing.

Pemerintah Venezuela mengecam keras dukungan AS dan Eropa terhadap Guaido ini. Sejumlah negara seperti Rusia, Turki, Iran, dan selainnya juga menyatakan dukungan terhadap Maduro. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*