Caracas,LiputanIslam.com-Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada hari Minggu (9/10) menyindir presiden Amerika. Dia berterima kasih karena kritikan-kritikan Donald Trump terhadap dirinya justru membuatnya terkenal di seluruh dunia.

Menurut laporan Reuters dari ibukota Venezuela, presiden berusia 54 tahun ini mengaku, dia merasa terhormat karena presiden ‘imperium’ ini terus menyebut namanya tiap hari. Dia tampil dalam sebuah acara televisi setelah ia kembali dari kunjungan ke Rusia, Belarusia, dan Turki.

“Ini menunjukkan bahwa saya telah melakukan pekerjaan-pekerjaan baik,”ujar Maduro sambil tertawa.

Pemerintahan Amerika mengklaim, presiden Venezuela telah menjadi “diktator korup dan penindas.”

“Donald Trump telah menjadi pemimpin kelompok oposisi di negeri ini (Venezuela). Dia telah memberikan popularitas untuk saya di dunia. Tiap kali dia berbicara tentang saya, orang-orang justru semakin tertarik terhadap saya,”kata Maduro.

Venezuela dan Amerika sudah sejak lama berseteru, terutama di masa pemerintahan Hugo Chavez. Chavez adalah salah satu pemimpin di Amerika Latin yang paling vokal melawan Paman Sam. Dia pernah menyebut Bush sebagai iblis dan memproklamirkan Amerika sebagai musuh negaranya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL