Caracas,LiputanIslam.com-Presiden Venezuela pada Senin (4/2) mengumumkan, dirinya telah mengirim surat kepada Paus Fransiskus (pemimpin Katolik dunia) agar dia memediasi dialog untuk mengatasi krisis politik negaranya.

Dilansir dari Reuters, Nicolas Maduro dalam wawancara dengan stasiun televisi Italia, Sky TG24, mengutarakan harapannya agar Paus Fransiskus mengabulkan permintaannya tersebut.

Di sisi lain, Pietro Parolin (menteri luar negeri Vatikan) mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surat dari Maduro.

Paus Fransiskus pada hari Senin kemarin (4/2) telah tiba di Abu Dhabi, UEA. Ini merupakan kunjungan pertamanya ke sebuah negara Islam.

Rencananya, dia akan bertemu komunitas Katolik setempat pada hari ini (Selasa,5/2). Setelah itu, dia akan kembali ke Roma usai menghadiri seremoni keagamaan yang dilangsungkan di stadiun Sport City.

Paus Fransiskus pernah bertemu dengan Maduro di Vatikan dua tahun lalu. Saat itu, dia meminta Maduro untuk membuka pintu dialog politik di Venezuela.

Venezuela dalam beberapa bulan terakhir menghadapi perubahan besar di bidang politik dan ekonomi. Situasi di negara Amerika Latin ini kian memburuk menyusul adanya intervensi dari AS dan para sekutunya.

Ketika Maduro baru memasuki periode kedua jabatannya sebagai presiden, Juan Guaido (ketua oposisi dan parlemen Venezuela) mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara. Tindakan ini mendapat dukungan dari sejumlah negara asing.

Pemerintah Venezuela mengecam keras dukungan AS dan Eropa terhadap Guaido ini. Sejumlah negara seperti Rusia, Turki, Iran, dan selainnya juga menyatakan dukungan terhadap Maduro. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*