Brussels,LiputanIslam.com-Sejumlah besar anggota parlemen Eropa menyuarakan protes massal saat presiden Prancis berpidato, Selasa sore (17/4). Mereka secara kompak memprotes pidato Emmanuel Macron dengan tulisan “tinggalkan Suriah” dan “akhiri perang di Suriah.”

Foto-foto dari berbagai sudut saat Macron berpidato dan nomor-nomor di meja anggota parlemen menunjukkan, hampir semua mereka turut serta dalam protes massal ini.

Meski demikian, sejumlah media Barat dan Arab yang meliput pidato Macron, tidak memublikasikan foto=foto protes tersebut.

Macron dalam pidatonya mengklaim, serangan ke Suriah dilakukan demi kepentingan masyarakat internasional.

Dia juga mengutarakan pendapatnya terkait keharusan adanya perubahan besar di dalam tubuh Uni Eropa. Menurutnya, negara-negara anggota UE mesti membuang sikap egoisme dan pikiran negatif. Presiden Prancis menghendaki agar UE lebih bersatu menghadapi kekuatan-kekuatan yang baru muncul untuk melemahkan lembaga ini.

Saat Macron berpidato, seorang anggota parlemen dari Partai Sinn Fein Irlandia mengunggah cuitan berikut:”Tuan Presiden Macron, ketika Anda menyerang Suriah secara tidak demokratis, berarti demokrasi mana yang Anda bicarakan ini?” (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*