Paris,LiputanIslam.com—Presiden Prancis, Emmanuel Macron, memberikan pernyataan yang mengejutkan pada Senin (29/5) bahwa pemerintah Arab Saudi telah menahan PM Lebanon, Saad al-Hariri, selama beberapa Minggu pada akhir November tahun lalu. Tak hanya itu, Macron juga mengklaim telah berhasil mengatasi krisis politik yang melanda Lebanon.

Pada akhir November lalu, Lebanon dilanda krisis, akibat keluarnya Saad Hariri sebagai Perdana Menteri Lebanon dan menetap di Arab Saudi selama beberapa Minggu. Pemerintah Lebanon menuduh Saudi telah menahan Hariri dan atas desakan internasional, termasuk Macron, Hariri akhrinya berhasil meninggalkan kerajaan tersebut dan mengurungkan niat pengunduran dirinya sebagai PM Lebanon.

“Jika Prancis tidak turut terlibat, mungkin saja saat ini tengah terjadi perang di Lebanon. Ini adalah hasil diplomasi Prancis, dan ini adalah tindakan kami,” ucap Macron.

“Saya ingatkan Anda bahwa saat itu, PM Hariri telah ditahan di Arab Saudi selama beberapa Minggu,” tambahnya.

Meski begitu, Menlu Arab Saudi telah menolak tuduhan Macron atas penahanan PM Hariri di Arab Saudi. (fd/TNA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*