Stockholm,LiputanIslam.com-Mantan PM Swedia mengkritik statemen Mike Pence (wapres AS) terkait Iran. Carl Bildt menegaskan, lantaran bertetangga dengan Timur Tengah, Eropa tak ingin menyaksikan konflik dan kekacauan baru di kawasan tersebut.

Bildt dalam kolomnya di Washington Post edisi Rabu (20/2) menyatakan, pernyataan Pence tentang Iran justru kian menguatkan tekad Eropa untuk menjaga kesepakatan nuklir (JCPOA).

Pekan lalu Pence dalam konferensi di Warsawa dan Munich mengkritik Eropa, yang disebutnya berusaha mementahkan sanksi Washington atas Teheran. Pence berkata, seharusnya Eropa keluar dari JCPOA dan memberlakukan sanksi baru atas Iran.

Bildt yang juga pernah menjabat sebagai menlu Swedia ini menyebut konferensi Warsawa sebagai “pertemuan yang aneh.” Dalam artikelnya ia menulis, tampaknya dengan mengajak Eropa untuk keluar dari JCPOA, AS ingin memicu konfrontasi militer versus Iran dengan dukungan Israel dan Saudi.

“Permintaan semacam ini kemungkinan besar justru membuat Eropa semakin teguh untuk bertahan di JCPOA. Pergerakan menuju perang pasti bukan hal yang menguntungkan Eropa,”tulisnya.

Kendati Bildt menulis bahwa Eropa juga mengkhawatirkan “sebagian aspek perilaku regional Iran,” namun dia menambahkan, jika kita (Eropa) mencemaskan aktivitas regional Iran, lalu kenapa kita harus meninggalkan satu-satunya kesepakatan dengan Teheran?

“Kita, orang-orang Eropa, (tak seperti AS) tidak dipisahkan oleh samudera luas dari Timur Tengah. Kita pasti akan menghindari tiap kebijakan yang bisa saja memicu perang baru di kawasan rawan konflik ini,”pungkasnya. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*