Washington,LiputanIslam.com-Perselisihan pendapat antara Amerika dan Inggris terkait teroris ISIS memasuki babak baru. Kedua negara itu kini bingung bagaimana memperlakukan dua tahanan asing ISIS.

Dua anggota ISIS itu adalah Alexanda Kotey dan Shafee Elsheikh. Mereka berdua ditahan oleh koalisi pimpinan Amerika sejak pertengahan Januari 2018.

Dua teroris berkebangsaan Inggris ini dikenal dengan julukan “The Beatles.” Mereka diketahui terlibat dalam pemenggalan kepala dua jurnalis Amerika, James Foley dan Steven Sotlof di tahun 2014.

Pemerintah Amerika memperingatkan, jika Inggris tidak mengadili dua teroris tersebut, mereka akan dipindahkan ke penjara Guantanamo.

Washington Post menulis,”Nasib dua anggota ISIS ini adalah bagian dari teka-teki besar yang dihadapi Amerika dan anggota koalisinya, usai kelompok teroris ini kehilangan sebagian besar daerah yang didudukinya. Ratusan anggota ISIS telah ditangkap di medan perang. Namun dalam banyak kasus, belum jelas di manakah mereka akan diadili.”

Amerika sendiri bersikeras bahwa semua teroris asing ISIS harus dipulangkan dan diadili di negara mereka sendiri.

Di lain pihak, menteri pertahanan Inggris menghendaki agar orang-orang ini tidak diizinkan kembali ke Inggris. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*