Washington,LiputanIslam.com—Liga Arab peringatkan Presiden Trump pada Sabtu (2/12) bahwa keputusan Trump untuk mengakui Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel akan mendorong bangkitnya ekstremisme dan kekacauan di wilayah itu.

“Hari ini kami katakan secara jelas bahwa mengambil kebijakan semacam itu tidak adil. Hal ini tidak akan menciptakan perdamaian dan stabilitas, melainkan akan membangkitkan ekstremisme dan mengundang kekacauan,” ucap Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit.

“Kebijakan ini hanya akan menguntungkan satu pihak, yaitu pemerintah Israel,” lanjutnya.

Pernyataan Aboul Gheit ini disampaikan saat berbagai media tengah ramai memberitakan keputusan Trump yang akan disampaikan beberapa minggu ke depan untuk mengakui Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel.

Trump juga akan memindahkan kedutaan AS untuk Israel ke Yerussalem. Keputusan presiden Trump ini adalah keputusan kontroversial dan dapat merusak perdamaian yang telah dibangun antara Israel dan Palestina.

Sementara itu, orang-orang Palestina ingin menjadikan Yerussalem sebagai Ibu Kota Palestina dan kota suci untuk Yahudi, Muslim, dan Kristen.

Walaupun Israel telah menganggap Yerussalem sebagai Ibu Kotanya, komunitas internasional tidak mengakui klaim sepihak Israel dan tetap menganggap Tel Aviv sebagai Ibu Kota resmi Israel. (fd/thehill)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL