Kairo,LiputanIslam.com-Pertemuan luar biasa para menteri luar negeri Liga Arab telah dimulai Kamis (17/5) kemarin di Kairo, ibukota Mesir.

Berdasarkan laporan stasiun al-Hadath, menlu Saudi sebagai ketua rapat menyebut pemindahan kedubes AS dari Tel Aviv ke al-Quds sebagai sebuah kesalahan besar. Adel al-Jubeir juga menyambut baik protes besar-besaran internasional terhadap keputusan AS tersebut.

“Pemindahan kedubes AS ke al-Quds berlawanan dengan hukum internasional dan tidak memihak kepentingan Palestina,’ujar al-Jubeir.

Dalam rapat tersebut, Ahmed Aboul Gheit selaku sekjen Liga Arab berupaya mengesankan Saudi sebagai pembela hak-hak bangsa Palestina. Dalam awal pidatonya, Aboul Gheit memuji Riyadh karena telah menggagas pertemuan tersebut.

Dia juga tak lupa menuntut diadakannya investigasi internasional atas kejahatan Rezim Zionis di Gaza.

Namun alih-alih mengancam AS sebagai dalang utama pemindahan kedubes, Aboul Gheit justru hanya mengancam negara-negara yang mengekor AS dalam memindahkan kedubesnya ke al-Quds. Dia mengancam akan memutuskan hubungan diplomatik dengan negara-negara kecil seperti Guatemala.

Ayman Safadi, menlu Yordania, dalam pidatonya menegaskan, keamanan dan perdamaian regional tak akan terwujud selama hak-hak rakyat Palestina belum dipenuhi. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL