TelAviv,LiputanIslam.com-Menteri perang Rezim Zionis menghendaki agar hubungan pemerintahnya dengan Turki dikaji ulang.

Avigdor Lieberman dalam wawancara dengan kanal RTVI mengecam keras presiden Turki. Menurutnya, Erdogan menggunakan semua alasan untuk memprovokasi negara-negara lain menentang Israel.

“Menurut saya, kami harus merevisi banyak hal dalam hubungan Israel-Turki, terutama dalam hubungan ekonomi,”ujar Lieberman.

Menteri perang Israel menyatakan, dia secara pribadi menentang distribusi gas ke Eropa melalui jalur Turki.

Dia menilai, jika urusan jalur distribusi gas Israel ke Eropa jatuh ke tangan orang seperti Erdogan, itu adalah sebuah kesalahan strategis.

Hubungan Israel-Turki mengeruh usai serangan serdadu Israel ke kapal Marmara yang memuat bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza. Serangan itu telah menewaskan 10 warga Turki.

Setelah para pejabat Rezim Zionis meminta maaf atas serangan tersebut, hubungan kedua pihak kembali normal pada tahun 2016 lalu.

Situasi Palestina dalam dua pekan terakhir, khususnya di Tepi Barat dan Jalur Gaza, tengah dicekam ketegangan usai pengumuman keputusan Trump terkait al-Quds.

Erdogan sebagai ketua OKI pada Minggu (17/12) menyatakan akan membuka kedubes Turki di al-Quds. Sebelum ini, dia mengumumkan bahwa al-Quds adalah garis merah Turki yang tak akan dilupakannya. (af/farsnews)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL