Damaskus,LiputanIslam.com—Menteri Israel Bidang Kemiliteran, Avigdor Lieberman, mengatakan pada Senin (30/4) bahwa Tel Aviv akan terus melancarkan operasi militernya di Suriah. Pernyataan ini disampaikan Lieberman, kurang dari sebulan setelah pesawat tempur Israel menyerang pangkalan udara T-4 di Homs melalui wilayah udara Lebanon. Agresi militer Israel di Suriah ini lebih terlihat sebagai dukungan untuk kelompok anti-pemerintah, ketimbang untuk menghabisi kelompok teroris itu sendiri. Bahkan, Israel mengancam akan menyerang sistem pertahanan S-300 Rusia, jika mereka memberikannya ke Suriah.

“Kami tidak berniat untuk menyerang Rusia atau mengganggu masalah internal Suriah,” ucap Lieberman. “ Tetapi jika seseorang berpikir untuk menyerang Israel atau bahkan menjatuhkan pesawat-pesawat kami, maka kami tidak akan ragu lagi untuk memberikan respon yang keras.”

Lieberman juga mengatakan bahwa dirinya tidak menerima tekanan dari Rusia atau negara lain terkait aksinya di Suriah.

“Kami akan mempertahankan kebebasan bertindak secara penuh. Kami tidak akan menerima pembatasan apapun menyangkut pertahanan atau kepentingan kami,” pungkas Lieberman.(fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL