ledakan kabulKabul, LiputanIslam.com — Sebuah ledakan besar mengguncang Kabul, yang lokasinya dekat dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan kantor-kantor penting pemerintah Afghanistan. Serangan ini menewaskan 28 orang, dan 327 orang lainnya menderita luka-luka seperti yang dikonfirmasikan Departemen Kesehatan setempat.

“Para korban diperkirakan akan meningkat. Korban dalam serangan ini bukan hanya aparat keamanan Afghanistan, tetapi juga warga sipil,” terang juru bicara Kementrian Kesehatan Afghanistan, Ismail Kawosi.

“Serangan teroris hari ini di daerah Puli Mahmood Khan, Kabul, menunjukkan bahwa teroris telah kalah menghadapi lawan perang mereka yaitu aparat keamanan Afhganistan,” terang Istana Kepresidenan, melalui Twitter.

Setidaknya ada 8 tentara Afghanistan yang menderita luka-luka dalam mematikan tersebut, sebagaimana dilaporkan Reuters, yang dikutip RT (19/4/2016).

Menurut Afghan Tolo News, seorang pengebom bunuh diri meledakkan mobil yang sarat bahan peledak di luar kantor Afghan Secret Service. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Seperti diketahui, musim semi ini kelompok Taliban melancarkan Operasi Omari.

Pernyataan terpisah dari situs Taliban menyebutkan bahwa pengebom bunuh diri lainnya berhasil masuk ke halaman Direktorat Keamanan Nasional.

“Ledakan terjadi hanya beberapa ratus meter dari Istana Presiden, lembaga keamanan, termasuk markas besar Pasukan Bantuan Keamanan Internasional dan Departemen Pertahanan. Saksi mata setempat menyebut bahwa setelah ledakan, terjadi suara tembakan selama lebih dari setengah jam,” tulis RT.

Meski demikian, Kedutaan AS dan markas NATO mengaku tidak terpengaruh oleh ledakan tersebut. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL