Paris,LiputanIslam.com-Dilansir dari kantor berita Sputnik, menteri luar negeri Prancis menyatakan, negaranya tidak menentang keikutsertaan Bashar Assad dalam pemilihan presiden Suriah.

Jean-Yves Le Drian juga kembali menegaskan komitmen Prancis atas penyelesaian krisis Suriah melalui solusi politik.

“Orang-orang Suriah-lah yang harus menentukan masa depan mereka,”ujar Le Drian, seperti dikutip oleh kantor berita Prancis, AFP.

Dalam konferensi pers bersama menlu Yordania, Le Drian juga menyinggung situasi Suriah pasca keputusan AS untuk menarik pasukannya dari negara tersebut. Ia menyatakan, perang melawan kelompok teroris ISIS belum berakhir.

“Ada perang melawan ISIS yang masih belum selesai. Keliru jika ada orang-orang yang beranggapan bahwa riwayat ISIS sudah berakhir,”tandasnya.

Pekan lalu Le Drian berjanji akan egera menarik pasukan Prancis dari Suriah, begitu ada sebuah solusi politik untuk krisis di negara Arab itu. Ia menyatakan, Rusia dalam hal ini memiliki tanggung jawab politis. Oleh karena itu, menurutnya, Suriah punya sebuah solusi politik, bukan militer.

Sebelum ini, pada Desember tahun lalu Prancis menegaskan, Paris sementara ini masih  tetap bertahan dalam koalisi antiterorisme di Suriah.

Donald Trump pada pertengahan Desember 2018 mengumumkan penarikan tentara AS dari Suriah. Dia beralasan, keputusan ini diambil karena ISIS sudah dikalahkan. Meski demikian, Washington tidak menyebutkan kapan persisnya hal ini akan dilakukan. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*