Damaskus,LiputanIslam.com-Menlu Rusia menyatakan, tindakan provokatif baru Barat atas Suriah dilakukan demi menyulitkan operasi antiteroris di Idlib.

Sergei Lavrov mengutarakan kekhawatirannya atas pembentukan struktur semipemerintah di kawasan kiri Sungai Eufrat oleh AS. “Kami berkali-kali telah mengingatkan, langkah semacam ini bisa berujung pemecahbelahan Suriah,”kata Lavrov.

Menlu Rusia juga menegaskan pentingnya memisahkan antara oposisi moderat dari para teroris di Idlib. Dia menilai, langkah ini harus segera dilaksanakan.

Terkait kontak antara Rusia dan Turki terkait Suriah, Lavrov menjelaskan, kedua negara akan terus menjalin kontak demi mencegah teroris Jabhat al-Nusra menggunakan senjata kimia di Idlib.

“Sejumlah negara Barat menyalahgunakan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) untuk tujuan-tujuan mereka. Upaya ini bukan hanya tetap berlanjut, bahkan terus meningkat,”lanjut Lavrov.

Dia mengingatkan, dalam peristiwa serangan kimia di Khan Syeikhun dan Ghouta Timur, negara-negara Barat langsung menyerang Suriah, padahal penyelidikan yang dilakukan OPCW masih belum berakhir.

Lavrov lalu menyatakan, Moskow siap menambah sahamnya dalam rekonstruksi Suriah dan pemulangan para pengungsi Suriah ke negara mereka. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*