Moskow,LiputanIslam.com-Menlu Rusia mengecam kebijakan AS terhadap negara-negara lain. Dikutip dari AFP, Sergei Lavrov mengatakan,”AS kerap tidak siap untuk berunding. Mulanya mereka menjatuhkan sanksi, mengintimidasi, kembali memberikan sanksi, kemudian baru bernegosiasi.”

Menurut Lavrov, sikap ini tak hanya dilakukan AS terhadap Rusia, tapi juga terhadap Korut, Uni Eropa, dan China.

“Sayangnya, kebijakan ini menjadi sikap permanen orang-orang AS. Begitu ada sesuatu yang tak sesuai keinginan, mereka langsung menggunakan intimidasi dan sanksi. Saya pikir, kebijakan seperti ini tak akan berhasil dalam jangka panjang,”jelas Lavrov.

Sejak 2014 lalu, AS memberlakukan sanksi ekonomi berat atas Rusia. Alasannya, Moskow dianggap berperan dalam krisis di Ukraina. Hubungan kedua negara terus memburuk, terutama setelah bergabungnya Semenanjung Krimea dengan Rusia.

Seiring dimulainya krisis Ukraina, AS dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi atas pejabat politik dan ekonomi Rusia, juga korporasi-korporasi negara tersebut. Sebagai balasan, Moskow melarang impor produk makanan dan pertanian dari negara-negara itu. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*