Harare,LiputanIslam.com-Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan, campur tangan AS dalam urusan negara-negara lain adalah bentuk neoimperialisme. Hal ini dinyatakan Sergey Lavrov dalam kunjungannya ke Zimbabwe dan usai pertemuannya dengan presiden negara itu, Emmerson Mnangagwa.

Menurutnya, AS secara terang-terangan menyatakan, mereka melakukan intervensi dalam urusan negara lain.

“Mereka menjadikan kebebasan dan demokrasi sebagai dalih untuk melibatkan diri dalam urusan negara lain. Sementara Moskow tidak pernah melakukan hal semacam ini,”ujar Lavrov, seperti dilansir Sputnik.

Dia mengaku, Rusia tidak pernah mengintervensi urusan internal AS. Juga tak ada satu pun dalil yang bisa membuktikan sebaliknya.

Seperti diketahui, Rusia dituduh melakukan intervensi dalam pilpres AS 2016 yang akhirnya dimenangkan oleh Donald Trump. Moskow telah berkali-kali menepis tudingan tersebut.

“Berbeda dengan klaim yang dilontarkan berulangkali oleh Washington dan sebagian negara Barat, kami tidak pernah campur tangan dalam masalah internal pihak lain. Mereka (AS dan Barat) tak punya bukti atas klaim itu,”tegasnya.

Menlu Rusia saat ini tengah melakukan kunjungan ke sejumlah negara Afrika, meliputi Angola, Namibia, Mozambik, Zimbabwe, dan Ethiopia. (af/alalam/tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*