Sana’a,LiputanIslam.com—Laporan terbaru yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, kembali memperingatkan kepada dunia tentang “kekejaman” yang dilakukan oleh koalisi militer pimpinan Arab Saudi terhadap anak-anak di Yaman. Laporan yang dirilis beberapa waktu lalu itu menyebutkan bahwa pada tahun 2016 saja, 502 anak telah meninggal dunia dan 838 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan koalisi militer tersebut.

Selanjutnya, laporan itu mengatakan bahwa pembunuhan dan pelecehan terhadap anak-anak merupakan fenomena umum yang sering terjadi di Yaman.

“Berbagai serangan udara yang dilakukan oleh koalisi militer telah menelan korban anak-anak. Setidaknya, 349 anak telah terbunuh dan 333 lainnya mengalami luka-luka,” tulis laporan tersebut.

Penulis utama laporan PBB tersebut, Virginia Gamba, bermaksud merekomendasikan agar koalisi militer pimpinan Saudi masuk dalam kategori negara pembunuh anak-anak.

Sementara itu, para pejabat Saudi dengan dukungan AS, terus berupaya untuk bernegosiasi dengan PBB agar laporan tersebut tidak diumumkan, serta meminta agar koalisi pimpinan Saudi tidak dimasukkan ke dalam daftar negara penjahat. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL