TelAviv,LiputanIslam.com-Seorang warga Jerman berdarah Palestina menghadapi perlakuan buruk Shin Bet (biro keamanan dalam negeri Israel) dan diinterogasi selama lima jam. Hal ini terjadi saat dia memasuki Tanah Pendudukan melalui perbatasan Yordania baru-baru ini.

Nadim Sarrouh (34 tahun) adalah seorang insinyur komputer keturunan Palestina yang tinggal di Berlin. Dia datang bersama istrinya, Venus Ayoub, mertua, dan para iparnya. Istri Sarrouh dan keluarganya adalah warga Israel yang tinggal di Galilee.

Dalam wawancara dengan Haaretz, Sarrouh, yang beragama Kristen, bercerita pengalamannya saat diintegorasi selama berjam-jam oleh Shin Bet. Dia ditanya soal pandangan politik dan aktivitasnya di media sosial. Dia juga mengaku membagikan pengalamannya tersebut di salah satu akun media sosialnya.

Dalam interogasi tersebut, salah satu pertanyaan yang diajukan kepada kepada Sarrouh adalah:”Kau bukan berdarah Jerman, benar? Kau berdarah Palestina.” (af/alalam/haaretz)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*