Gaza,LiputanIslam.com—Tentara Israel telah melepaskan tembakan ke arah kerumunan orang-orang Palestina yang sedang melakukan aksi demonstrasi di sebelah utara Jalur Gaza. Akibatnya, seorang pemuda Palestina pun meninggal dunia.

“Aeid Jumaa telah terbunuh dan enam orang Palestina lainnya mengalami luka-luka akibat bentrokan yang terjadi di sebelah utara Jalur Gaza,” ucap juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qidra, pada Jum’at (9/6).

Gerakan Jihad Islam perlawanan rakyat Palestina menyatakan bahwa Jumaa merupakan salah satu anggotanya dan ia berusia 22 tahun.

Orang-orang di Jalur Gaza telah menggelar aksi perotes untuk mengutuk blokade yang dilakukan oleh Israel.

Israel telah melakukan pengepungan dan blokade atas Gaza sejak Juni 2007. Blokade tersebut telah menyebabkan krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza, seperti penurunan standar hidup, pengangguran, dan kemiskinan.

Pendudukan Israel atas wilayah yang ditinggali oleh rakyat Palestina menimbulkan ketegangan baru di wilayah tersebut. Terlebih ketika Israel memperkenalkan pembatasan bagi rakyat Palestina yang akan melakukan ibadah di kompleks Masjid al-Aqsa, Yerussalem Timur, pada Agustus 2015.

Lebih dari 300 rakyat Palestina telah terbunuh di tangan tentara Israel akibat ketegangan yang terus berlanjut sejak awal Oktober 2015 tersebut.

Rezim Tel Aviv telah mencoba untuk mengubah susunan demografis di wilayah Yerussalem al-Quds dalam beberapa dekade terakhir dengan cara membangun pemukiman, menghancurkan situs-situs bersejarah, dan mengusir penduduk Palestina yang sebelumnya tingga di wilayah itu. Orang-orang Palestina menyebut tindakan rezim Israel ini sebagai upaya Yahudisasi di kota tersebut.

Masjid al-Aqsha merupakan sebuah tempat yang dianggap suci oleh orang-orang Yahudi, sekaligus menjadi situs tersuci ketiga bagi umat Muslim setelah Mekah dan Madinah yang berada di Arab Saudi. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL