Washington,LiputanIslam.com-Jared Kushner pada hari Senin (24/6) mengatakan, konferensi Manama bisa disebut berhasil, dengan melihat jumlah negara yang akan hadir di ibukota Bahrain tersebut.

“Prakarsa perdamaian Arab tak bisa digunakan untuk sampai kepada sebuah solusi. Prakarsa kami dan sikap Israel-lah yang akan mewujudkannya,”kata Kushner kepada al-Jazeera.

Konferensi Bahrain rencananya akan diselenggarakan pada Selasa dan Rabu (25-26 Juni) pekan ini. Konferensi yang diadakan di Manama itu diboikot oleh kelompok-kelompok Palestina, termasuk Mahmoud Abbas (ketua PLO).

Baca: Kushner Olok-olok Penentangan Petinggi Palestina terhadap Deal of The Century

Mesir dan Yordania termasuk negara-negara Arab yang menyatakan siap hadir di konferensi Manama.

Tujuan AS dari konferensi itu adalah menghimpun dana sebesar 50 milyar dolar untuk Palestina dari negara-negara peserta konferensi. Dengan dana bantuan tersebut, AS bisa mewujudkan tujuan-tujuan politisnya dalam konflik Palestina-Israel.

Deal of The Century adalah proyek yang digagas pemerintah AS dan Rezim Zionis, serta didukung Saudi, untuk mengakhiri konflik Palestina-Israel. Proyek ini juga merupakan mukadimah untuk normalisasi hubungan Arab-Rezim Zionis.

Berdasarkan proyek ini, dalam perundingan mendatang, problem para pengungsi Palestina akan ‘diatasi’ dengan solusi “Negeri Pengganti” di luar Palestina. Dengan demikian, para pengungsi tak lagi memiliki “hak kembali” ke tanah air mereka sendiri.

Proyek ini sebenarnya sudah diawali dengan diakuinya al-Quds sebagai ibukota Israel oleh pemerintah Trump dan pemindahan kedubes AS dari Tel Aviv ke kota suci tersebut tahun lalu. Dengan begitu, tak ada lagi negara bernama Palestina yang beribukotakan al-Quds. (af/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*