Saudi,LiputanIslam.com—Sebuah pengadilan anti-terorisme di Arab Saudi telah memberikan hukuman dua bulan penjara untuk seorang penyair karena puisinya dianggap menghina pejabat keamanan.

Koran harian Arab Saudi, Okaz, melaporkan pada Kamis bahwa seorang penyair, yang namanya tidak disebutkan, telah menyebarkan puisinya di Twitter dan You Tube.

Melalui websitenya, harian tersebut mengatakan bahwa pengadilan di Ibu Kota, Riyadh, menemukan seorang penyair Saudi telah mengarang dan mempublikasikan puisi yang dianggap melecehkan para pejabat keamanan dan mengganggu ketertiban umum. Pengadilan tersebut juga meminta agar akun media sosial yang menyebarkan puisi tersebut harus segera ditutup.

Selain itu, puluhan aktivis HAM Saudi juga telah ditangkap atas nama hukum anti-terorisme. Tindakan para aktivis tersebut, yang menginginkan reformasi serta menyampaikan kritik kepada pemerintah Saudi, dianggap membahayakan stabilitas negara. (fd/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL