Moskow,LiputanIslam.com-Juru bicara istana kepresidenan Rusia menyatakan, situasi dan pendirian AS saat ini tidak memungkinkan kedua belah pihak untuk mengurangi ketegangan.

“Apa yang telah dilakukan Washington sama sekali tidak mendekatkan hubungan Rusia-AS. Tidak ada keraguan dalam hal ini,”kata Dimitri Peskov di hadapan awak pers, Selasa (24/4).

Jon Huntsman, dubes AS untuk Rusia, sebelum ini berkata bahwa Donald Trump berulangkali menyatakan keinginan menjalin kerjasama efektif dengan Moskow.

Sejak tahun 2014 hingga kini, AS memberlakukan sejumlah sanksi atas Rusia, dengan menjadikan krisis Ukraina dan bergabungnya Semenanjung Krimea sebagai dalih untuk itu.

Washington dalam dua terakhir bahkan menjatuhkan sanksi-sanksi lebih berat atas Moskow dengan sejumlah dalih baru. Di antaranya adalah tuduhan intervensi Rusia dalam pilpres AS tahun 2016 dan disahkannya UU yang dibuat untuk “menghadapi musuh-musuh AS.”

Sanksi terbaru AS diberlakukan sehari setelah Inggris menuduh Rusia terlibat dalam upaya peracunan mantan agen ganda, Sergei Skripal. AS mengusir 33 diplomat Rusia dan merancang sejumlah ‘hukuman’ untuk Moskow.

Rusia membantah semua tuduhan tersebut dan balik menyebut AS berusaha menggulirkan perang dingin baru. Rusia menyatakan, sikap permusuhan AS dan Eropa akan mendapat “jawaban yang sesuai.” (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*