Pyongyang,LiputanIslam.com-Korut menyatakan penolakan terhadap bantuan makanan dari Korsel. Penolakan ini adalah bentuk protes Pyongyang kepada latihan militer gabungan AS-Korsel di Semenanjung Korea.

Menurut laporan kantor berita Yonhap, Rabu (24/7), Korsel berencana mengirim bantuan 50 ribu ton beras ke Korut melalui Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).

Meski demikian, dikutip dari pejabat kemenlu Korsel bahwa dalam pertemuan kerja kedua negara, Pyongyang memberitahu Seoul bahwa pihaknya tak akan menerima bantuan tersebut.

Baca: Pemerintah AS Akan Cabut Bantuan Pangan bagi 3 Juta Warganya

FAO dan Pyongyang dikabarkan tengah berunding soal pengiriman bantuan makanan itu. Korut disebut-sebut sangat membutuhkan bantuan pangan akibat embargo dan paceklik yang telah berlangsung lama.

Rencananya, Korsel akan mulai mengirim bantuan pangan ini mulai Juli dan melanjutkannya hingga September.

Korut sangat jarang menolak tawaran bantuan pangan dari negara tetangganya itu. Namun kali ini Korut menolaknya lantaran menghendaki perubahan situasi dan pencabutan embargo AS, ditambah penentangan terhadap latihan militer gabungan AS-Korsel.

Seoul mengaku sangat berharap Pyongyang bersedia menerima bantuan itu. Namun media-media melaporkan, Korut sudah menegaskan kepada FAO akan tetap menolak tawaran itu.

Sejak tahun 2008, Korut untuk pertama kalinya mengalami penurunan produksi pangan terparah. Kabarnya, 10 juta orang (atau 40 persen dari keseluruhan warga Korut) sangat membutuhkan bantuan pangan dalam waktu secepatnya. Korut disebut-sebut memerlukan 1,5 ton beras untuk menutupi kebutuhannya.

Tahun ini produksi beras Korut hanya mencapai angka 1,36 juta ton. Ini adalah angka produksi terendah dalam 10 tahun terakhir, dan berkurang sebanyak 17 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. (af/akharinkhabar/irna)

Baca Juga:

Cina Tuding AS Berada di Balik Kerusuhan Hong Kong

“Kedahsyatan Militer Iran akan Mengejutkan Musuhnya”

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*