Pyongyang,LiputanIslam.com-Sebuah harian Korea Utara mengkritik peringatan para pejabat Obama terkait ancaman persenjataan Korea Utara. Harian ini mengatakan,”Uji coba rudal balistik hanyalah reaksi atas ancaman nuklir dan arogansi Amerika.”

Berdasarkan laporan yang dinukil dari kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, harian Minju Joson menulis artikel yang tampaknya ditujukan kepada pemerintahan Donald Trump. Artikel ini mengkritik kinerja Obama dan menyatakan,”Kini sudah saatnya negara-negara mencari cara baru untuk berpikir.”

Minju Joson membela pengembangan teknologi ofensif-preventif Korea Utara. Harian ini mengklaim, negaranya mengambil langkah ini demi menghadapi ancaman Korsel dan Amerika. Langkah seperti ini dinilai tidak melanggar undang-undang internasional.

“Pengembangan rudal balistik bertujuan melindungi kemerdekaan dan keamanan rakyat Korut. Tak ada yang berhak mengecam langkah sebuah negara untuk membela dirinya,”tambah harian ini.

Minju Joson menyatakan, Korut akan terus melanjutkan proyek pengembangan militernya selama masih ada ancaman nuklir dari pihak Amerika.

Sebelum ini, dalam pidato awal tahun baru yang disiarkan televisi, Kim Jong Un, pemimpin Korut, menyatakan negaranya sedang melalui tahap akhir pengembangan rudal balistik. (af/tasnimnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL