Pyongyang,LiputanIslam.com-Korut dikabarkan menghapus demo anti-Amerika yang diadakan tiap tahun. Langkah ini diambil menyusul turunnya ketegangan hubungan antara Pyongyang-Washington pasca pertemuan Kim Jong-un dan Donald Trump.

Berdasarkan laporan Associated Press, para petinggi Korut belum mengonfirmasi kabar ini. Namun media-media pemerintahan negara ini mengklaim, mereka telah menerima pemberitahuan soal pembatalan demo tahunan tersebut.

Korut menamakan tanggal 27 Juli sebagai hari kemenangan besar dan pembebasan tanah air. Tanggal ini bertepatan dengan berakhirnya Perang Korea dan pengumuman gencatan senjata di Semenanjung Korea.

Pada pekan lalu, kementerian pertahanan Amerika mengumumkan akan menghentikan latihan militernya bersama Korsel, sebagai tanda dukungan terhadap pertemuan bersejaran Jong-un dan Trump.

Korut sejak dahulu selalu mengecam pelaksanaan latihan-latihan militer gabungan AS-Korsel. Pyongyang menyebutnya sebagai tindakan provokatif Washington dan Seoul untuk meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea.

Korut pada Minggu (24/6) telah mengembalikan jasad ratusan serdadu Amerika yang tewas dalam Perang Korea (1950-1953) ke negara mereka.

Pengembalian jasad-jasad serdadu ini merupakan salah satu butir kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan pemimpin Korut dan presiden Amerika beberapa waktu lalu. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*