Seongju,LiputanIslam.com-Media-media Korsel memberitakan, negara ini pada Sabtu (12/8) secara resmi telah memulai penyelidikan terkait pengaruh sistem pertahanan rudal THAAD di kawasan Seongju.

Penyelidikan ini dilakukan menyusul protes yang dilayangkan para penduduk di Seongju. Mereka meminta pemerintah mengkaji ulang penempatan sistem rudal ini di daerah tersebut.

Menurut laporan kantor berita resmi Korsel, Yonhap, sejumlah pakar dari Kementerian Pertahanan dan Kementerian Lingkungan Hidup telah tiba di Seongju. Kota ini terletak sekitar 186 kilometer arah tenggara Seoul, ibukota Korsel.

Setelah melakukan perundingan selama lima bulan, pada Juli 2016 Seoul dan Washington akhirnya sepakat menempatkan THAAD di Korsel. Kedua negara menegaskan, tujuan penempatan sistem rudal ini adalah untuk menghadapi ancaman serangan rudal Korut.

Presiden baru Korsel, Moon Jae-in, telah berulangkali mengkritik pemerintahan sebelumnya terkait penempatan THAAD. Dia menuduh pemerintahan sebelumnya tidak berkoordinasi dengan parlemen terkait masalah ini.

Moon lalu menunda penempatan sistem pertahanan rudal ini sampai dilakukannya penyelidikan tentang dampak THAAD terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL