Kairo,LiputanIslam.com-Menurut laporan al-Jazeera, ketua Pusat Budaya Koptik Mesir mengumumkan, jumlah korban serangan berdarah atas kaum Kristen Koptik bertambah menjadi 35 orang.

Sky News Arabia juga mewartakan, kebanyakan korban aksi teror ini adalah anak-anak. Menurut para pejabat Mesir, para korban tewas lantaran bis yang ditumpangi mereka diberondong peluru.

Presiden Mesir, Abdul Fattah el-Sisi, memerintahkan pembentukan rapat keamanan guna menyelidiki kejadian ini.

Media-media Mesir menuturkan, para korban diserang saat sedang berangkat menuju gereja. Ini bukan kali pertama kaum Kristen Koptik Mesir menjadi sasaran aksi teror. Sebelum ini, kelompok-kelompok radikal juga telah membunuh puluhan warga Kristen di Mesir.

Aparat keamanan segera meluncur menuju TKP pasca penyerangan. Mereka dilaporkan sedang menyisir kawasan gurun barat di Minya guna menemukan para pelaku.

Para pelaku disebut-sebut berjumlah 6 orang dan mengenakan seragam militer. Menurut media Mesir, para korban luka dalam kondisi gawat dan telah dilarikan ke rumah sakit.

Serangan di Minya ini terjadi setelah serangkaian serangan bom melanda sejumlah gereja di Mesir. Pada 11 April lalu, serangan bom melanda dua gereja di Alexandria dan Tanta hingga menewaskan 45 orang. Serangan bom ini tercatat sebagai serangan bom paling mematikan terhadap warga Kristen Koptik di Mesir. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL