London,LiputanIslam.comMiddle East Eye melaporkan, para pengunjuk rasa di London menyerang Ahmad al-Asiri, konsultan Menteri Pertahanan dan jubir koalisi Saudi dalam agresi atas Yaman.

Seorang aktivis perdamaian bernama Sam Walton berusaha menangkap al-Asiri berdasarkan hak “penangkapan oleh warga.” Watson menuduh jenderal Saudi ini terlibat dalam kejahatan perang di Yaman.

“Penangkapan oleh warga” (citizen’s arrest) adalah hak yang diberikan UU Inggris kepada warga nonpolisi untuk menangkap para pelaku kriminal.

Ahmad al-Asiri datang ke Inggris untuk menyampaikan ceramah di institut Dewan Hubungan Luar Negeri Eropa di London.

Menurut Walton, al-Asiri adalah seorang penjahat perang dan ia tidak boleh disambut di Inggris.

“Dia (al-Asiri) tidak layak diperlakukan seperti seorang tokoh. Dia harus ditangkap dan diinterogasi terkait kejahatan perang yang dilakukannya,”ujar Walton.

Sejumlah netizen mempublikasikan foto al-Asiri yang mengacungkan jari tengahnya ke arah para pengunjuk rasa. Seorang pegiat medsos mengomentari foto ini dengan mengatakan,”Al-Asiri menunjukkan bagaimana ia dahulu dididik.”

Middle East Eye melaporkan, al-Asiri memasuki gedung pertemuan dengan pakaian berlumur cairan telur busuk yang dilemparkan pengunjuk rasa. Saat berpidato, ia berkata bahwa ia terlambat datang karena “dihadang orang-orang yang tak tahu perbedaan antara unjuk rasa dan menyerang.”

Usai pertemuan, al-Asiri keluar dari gedung dengan pengawalan ketat. (af/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL