Damaskus,LiputanIslam.com—White Helmet adalah organisasi yang ditandai dengan penggunaan helm putih bagi para personilnya. Ini adalah organisasi yang dibuat untuk melawan pemerintah Suriah melalui media dengan cara menciptakan dan menebarkan hoax. Kantor Berita SANA melaporkan pada Minggu (18/2) bahwa identitas sebenarnya organisasi ini telah berhasil diungkap oleh sejumlah media. White Helmet bekerja untuk melayani kepentingan beberapa negara yang melawan pemerintah Suriah dengan cara memutar fakta-fakta dan menciptakan kebohongan.

The Russian Center (Pusat Koordinasi Rusia)  di Hmeimim melaporkan bahwa beberapa hari lalu, organisasi teroris Jabhat al-Nusra bekerjasama dengan organisasi White Helmet telah mempersiapkan senjata kimia untuk ditargetkan kepada warga sipil di Provinsi Idlib dan merekayasa seolah serangan itu dilakukan oleh Pasukan Suriah.

Warga di Kota Saraqib menceritakan kepara The Russian Center tentang persiapan penggunaan senjata kimia yang nantinya akan disiarkan melalui saluran televisi asing.

The Russian Center malaporkan bahwa Jabhat al-Nusra telah membawa lebih dari 20 gas silinder Chlorine ke Saraqib. Setelah itu, White Helmet pun mulai membuat skenario seolah mereka sedang memberikan pertolongan pertama pada para korban yang terkena serangan kimia tersebut.

Ashli keamanan Inggris, sekaligus mantan pejabat senior keamanan di Inggris, James Le Mesurier mengatakan bahwa White Helmet merupakan alat propaganda untuk menarik simpati masyarakat Internasional dengan cara memalsukan krisis kemanusiaan di Suriah dan menggunakannya untuk menyerang pemerintah Suriah.

Pada Desember 2016, setelah Pasukan Arab Suriah berhasil membebaskan wilayah Timur Aleppo, identitas organisasi White Helmet—organisasi yang mendapatkan apresiasi dari media internasional—yang sebenarnya pun terungkap. Setelah membebaskan perumahan di daerah itu, Pasukan Suriah berhasil menemukan markas besar organisasi teroris Jabhat al-Nusra. Di markas tersebut mereka menemukan limbah zat kimia beracun dalam jumlah besar. Tak hanya itu, Pasukan Suriah juga menemukan beberapa penjara yang telah digunakan untuk menciptakan propaganda bersama White Helmet dengan menggunakan warga sipil.

Tahun lalu, para dokter asal Swedia yang bekerja untuk HAM, mengungkap dalam laporan mereka bahwa White Helmet telah melakukan kejahatan yang mengerikan terhadap rakyat Suriah. Mereka juga tak ragu membunuh anak hanya untuk membuat video hoax tentang serangan kimia di Khan Sheikhoun atau beberapa wilayah lain di Suriah.

Informasi ini, bersama dengan sejumlah laporan, testimoni, dan beberapa fakta, termasuk foto dan postingan di media sosial yang dilakukan oleh White Helmet, telah membuktikan jati diri organisasi tersebut. Fakta-fakta tersebut membuktikan bahwa White Helmet adalah organisasi yang jauh menyimpang dari nilai-nilai kemanusiaan, seperti yang selama ini disangkakan oleh beberapa media asing. (fd/SANA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*