Tel Aviv,LiputanIslam.com-Koran Zionis, Jewish Journal, dalam laman internetnya menulis,”Menurut Tamir Pardo, mantan kepala Mossad, ketidakmampuan Israel untuk membentuk Dua Negara bersama Palestina adalah satu-satunya bahaya bagi eksistensinya.”

Dalam konferensi di Akademi Nethanya, Pardo mengatakan,”Dalam menghadapi perlawanan rakyat Palestina, Israel bersikap seperti burung unta yang menyembunyikan kepalanya di dalam tanah.”

Menurut Pardo, Israel memutuskan untuk tidak mengambil keputusan. “Israel berharap bahwa perlawanan ini akan usai dengan sendirinya dan orang-orang Arab akan menghilang dengan tiba-tiba,”ungkapnya.

Pardo menyatakan bahwa jumlah Zionis hampir sama dengan warga Palestina. Dia menegaskan bahwa Israel harus memisahkan diri dari orang-orang Palestina.

Mantan kepala Mossad ini tidak setuju dengan pendapat Netanyahu yang kerap menyebut Iran sebagai ancaman utama Israel. Dia menyebut faktor lain yang lebih mengancam Israel ketimbang Iran.

“Sebenarnya, kondisi internal Israel ibarat bom waktu bagi kita,”kata Pardo. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL