NewYork,LiputanIslam.com-Tanpa melontarkan kutukan terhadap kejahatan koalisi Saudi dalam serangan ke bus sekolah Yaman, wakil AS di PBB justru meminta agar pelaku serangan melakukan investigasi atas tragedi tersebut.

Nikki Haley dalam statemen persnya mengaku, foto-foto anak-anak korban serangan udara di Yaman sangat menyakitkan.

Sama seperti sebelumnya, Haley berupaya mengaitkan tragedi itu dengan para pejuang Yaman. Dia mengatakan, kematian warga sipil tak berdosa dalam perang tak bisa diterima dalam kondisi apa pun, termasuk jika mereka digunakan sebagai perisai manusia.

“Kami meminta koalisi pimpinan Saudi untuk segera melakukan penyelidikan atas kejadian ini secepat mungkin, sehingga hasilnya bisa dijadikan perbandingan dan diumumkan kepada publik,”ujar Haley.

Dia menekankan agar semua pihak yang terlibat konflik berkomitmen untuk melindungi nyawa warga sipil sesuai hukum internasional. Haley menyatakan, pihaknya mendukung upaya Martin Griffiths (utusan khusus PBB) untuk mengajak semua pihak ke meja perundingan di Jenewa pada September mendatang.

“Meningkatnya kekerasan di Yaman menyebabkan perundingan ini harus segera dilaksanakan. Kami berharap semua pihak berpartisipasi dalam program PBB untuk menemukan solusi politik perang ini,”lanjutnya.

Jet-jet tempur Saudi pada Kamis (9/8) menyerang sebuah bus yang memuat anak-anak di kota Dhahyan, provinsi Saada, Yaman. Sedikitnya 50 orang tewas dan 77 lainnya terluka akibat serangan brutal tersebut. (af/irna)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*