Talal Silo

Lebanon,LiputanIslam—Seorang juru bicara pasukan koalisi Arab-Kurdi Suriah menyatakan bahwa organisasinya menyambut partisipasi Tentara Arab Suriah (SAA) dalam operasi mendatang untuk mengusir pasukan ISIS dari Raqqa.

Dalam deklarasinya dalam surat kabar Suriah al-Wathan, Talal Silo mengklaim SDF selalu menyatakan bahwa rakyat Suriah memiliki hak untuk membebaskan wilayah mereka. Ia melanjutkan, bahwa tentara Suriah merupakan bagian penting dari tanah air Suriah dan masyarakatnya.

Tentara Suriah memiliki hak untuk melakukan apa yang tidak seharusnya dilakukan oleh “pihak lain”, kata Silo, sembari menolak keterlibatan Turki dalam operasi mendatang.

Silo juga mengklaim bahwa, dengan dukungan AS, dalam 10-15 hari ke depan SDF mampu mencapai perbatasan kota Raqqa. Dia menekankan bahwa setiap keterlibatan Tentara Arab Suriah (SAA) dalam operasi Raqqa akan dibahas dengan mitra utama SDF, yaitu koalisi yang dipimpin US.

SAA, dipelopori oleh elit mereka “Pasukan Tiger”, saat ini terlibat pertempuran dengan ISIS di Maskanah, Aleppo Timur. Serangan SAA ke wilayah Raqqa akan dilaksanakan dari Maskanah.

Pernyataan Silo ini muncul beberapa hari setelah dimulainya koordinasi dan kerjasama antara koalisi Arab-Kurdi Suriah dan pendukung mereka—Rusia dan Amerika Serikat.

Minggu lalu, pasukan Suriah dan Rusia dikerahkan di sekitar kota Manbij, Aleppo Utara. Mereka membuat alat proteksi untuk mencegah perlawanan oleh Turki di wilayah-wilayah tersebut. Koridor perdagangan dan kemanusiaan juga didirikan di antara Manbij dan kota Aleppo.

Selain itu, laporan menunjukkan bahwa Rusia sedang menyiapkan sebuah pangkalan militer yang dikontrol oleh koalisi Arab-Kurdi Suriah di Barat Laut Aleppo.(fd/al-Masdar)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL