Sanaa,LiputanIslam.com-Usai diberitakan bahwa koalisi Saudi melakukan gencatan senjata, hari ini (Jumat 16/11) mereka menyerang bandara Hudaydah.

Sebuah sumber militer Yaman mengatakan, unit artileri agresor Saudi-UEA menjadikan ruang tunggu bandara Hudaydah sebagai target serangan mereka.

Stasiun televisi al-Masirah juga mengabarkan, jet-jet tempur agresor pada hari ini membombardir jalan penghubungan Zubaid-Altahtiya sebanyak empat kali.

Juru bicara angkatan bersenjata Yaman pada Kamis (15/11) juga mengumumkan serangan jet tempur koalisi ke sebuah bis di Hudaydah. “Empat warga sipil gugur akibat serangan ini,”kata Yahya Surai`.

Surai` menegaskan, berita media soal penghentian operasi militer di Hudaydah bertujuan untuk mengelabui opini umum, terutama rakyat Yaman, dan mencegah keberangkatan pasukan relawan rakyat ke medan perang.

Seorang pejabat pemerintahan tersingkir Yaman pada Rabu (14/11) mengatakan kepada AFP, bahwa “serangan koalisi Saudi ke Hudaydah dihentikan untuk sementara.”

Dia mengklaim, tujuan penghentian serangan itu adalah “memberi kesempatan kepada lembaga-lembaga HAM untuk mengevakuasi awak-awak mereka dan korban luka dari Hudaydah serta membuat jalur-jalur perlintasan aman.”

Abdus Salam, jubir Ansharullah, menyebut bahwa tujuan pemberitaan dusta ini adalah agar musuh bisa mengambil nafas baru untuk kembali menyerang. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*