Canberra,LiputanIslam.com-Menurut laporan AFP, perdana menteri Australia, Malcolm Turnbull, mengangkat Julie Bishop, menlu negara ini, sebagai perdana menteri interim. Langkah ini diambil menyusul kisruh politik yang terjadi di Negeri Kangguru.

Kisruh politik ini disebabkan sejumlah pejabat negara yang memiliki dua kewarganegaraan. Hal ini menyebabkan pemecatan Barnaby Joyce (wakil PM) dan empat anggota parlemen Australia.

Setelah pengadilan tinggi Australia mengumumkan pemecatan mereka pada Jumat (27/10), pemerintah Turnbull di ambang kehilangan mayoritas kursi di parlemen. Meski demikian, partai Liberal pimpinan Turnbull masih unggul satu kursi atas rivalnya, partai Buruh.

Turnbull direncanakan bertolak ke Israel Jumat kemarin, namun kisruh politik ini menyebabkan kunjungannya tertunda hingga Senin mendatang. Dia tidak berniat memilih orang baru sebagai wakilnya sampai pemilihan 2 Desember nanti. Oleh karena itu, Bishop akan menjadi wakilnya dan menjadi PM interim selama kunjungan Turnbull ke Israel.

Pemilihan Bishop yang notabene juga berasal dari partai Liberal mengecewakan partai Nasionalis. Partai Nasionalis berkoalisi dengan Liberal untuk memenangkan Turnbull sebagai PM Australia. Joyce dan seorang anggota parlemen yang dipecat berasal dari partai Nasionalis. Mereka berharap, pengganti Joyce juga berasal dari partai ini. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL