NewYork,LiputanIslam.com-Dalam sidang umum PBB pada hari Jumat (8/12), wakil Iran mengecam upaya sejumlah pihak yang melegalisasi pendudukan Palestina oleh Israel. Gholam Ali Khoushru menyatakan, pendudukan Palestina adalah pangkal semua krisis di kawasan.

“Upaya apa pun untuk mengingkari hak rakyat Palestina, termasuk yang berkaitan dengan al-Quds dan Masjid al-Aqsha, akan semakin memperburuk situasi,”kata Khoushru.

Khoushru mengecam keras pengakuan al-Quds sebagai ibukota Israel oleh Amerika. Tindakan itu disebutnya bertentangan dengan hak-hak internasional.

Dia menyatakan, keputusan pemerintah Trump ini adalah bukti kemunafikan Amerika terkait perdamaian dan stabilitas di Timteng. Keputusan ini juga pertanda ketidakpedulian Amerika terhadap prinsip dasar hukum internasional dan hak rakyat Palestina.

“Masyarakat internasional menganggap Amerika dan Israel bertanggung jawab atas konsekuensi berbahaya dari tindakan ilegal ini,”tegas Khoushru.

Menurutnya, sepanjang sejarah tak ada perdamaian yang dibarengi pendudukan. Selama Palestina masih diduduki, perdamaian adalah hal mustahil.

Wakil Iran di PBB juga mengucapkan selamat kepada Irak dan Suriah atas kebinasaan ISIS. Dia menyebut kemenangan itu sebagai buah dari keberanian dan ketabahan rakyat kedua negara.

Meski demikian, dia memperingatkan bahwa walaupun ISIS sudah kalah secara militer, namun ideologi dan jaringan produsen ISIS masih bertahan. Menurutnya, selama dunia belum dibersihkan dari ideologi takfiri, kemenangan final atas ISIS belum terwujud. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL