Saudi’s Health Ministry: Mina Disaster Death Toll Hits 4173 + DocumentRiyadh, LiputanIslam.com – Wakil Menteri Kesehatan Arab Saudi melaporkan bahwa jumlah korban yang tewas pada tragedi Mina mencapai 4.173 korban jiwa, sebagaimana dilansir Alalam, (29/9/2015) yang mengutip dari keterangan resmi pemerintah Arab Saudi.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi juga menyatakan bahwa penyebab tragedi ini adalah kondisi cuaca yang ekstrem, dan karena para jamaah sesak nafas akibat saling dorong satu sama lain. Ditekankan, bahwa keterangan ini merupakan satu-satunya sumber yang valid terkait jumlah korban yang jatuh dalam tragedi ini.

Saat ini, Kementerian Agama berupaya mempercepat proses pencarian dan identifikasi jenazah haji yang menjadi korban dalam musibah di Mina, Arab Saudi. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin telah menambah jumlah anggota tim pencari anggota jemaah haji asal Indonesia seiring semakin luasnya area pencarian hingga ke kota lain di luar Mekkah.

“Sesuai dengan petunjuk Menteri (Lukman), tim (pencari) ditambah dari empat menjadi sembilan orang,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah Arsyad Hidayat di Mekkah, sebagaimana dikutip Antara, Selasa (29/9/2015).

Ia mengatakan, penambahan jumlah anggota tim tersebut bertujuan mempercepat pencarian anggota jemaah yang menjadi korban dalam peristiwa Mina. Anggota tim pencari yang terdiri dari anggota TNI dan Polri serta paramedis dan dokter ahli ini dibagi menjadi dua kelompok, yaitu di Mekkah dan di Jeddah.

Arsyad menyebutkan, hingga Senin malam waktu setempat, masih ada lima kontainer berisi jenazah korban meninggal dunia yang fotonya belum disebarkan oleh otoritas Arab Saudi. Hal itu juga diungkapkan oleh Lukman melalui serangkaian pesan, yang beredar di media sosial. Dihubungi di Jakarta, Selasa siang, Kepala Hubungan Masyarakat Kementerian Agama Rosidin Karidi membenarkan isi percakapan Lukman via WhatsApp dan beredar di media sosial tersebut.

Dalam pesan tersebut, Lukman menyatakan bahwa saat ini sudah ada 1.107 jenazah yang dikeluarkan dari kontainer untuk diidentifikasi. Petugas terus berkejaran dengan waktu mengingat semakin lama kondisi jenazah semakin sulit dikenali. “Karena lebam, bengkak, dan perubahan alami setelah 3-4 hari,” kata Lukman dalam pesan itu.

Hingga pukul 05.00 WIB hari ini, jumlah WNI yang teridentifikasi meninggal dunia sebanyak 46 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 42 orang jemaah haji Indonesia dan 4 orang WNI yang bermukim di sana. Jumlah jemaah haji yang dilaporkan belum kembali justru bertambah, dari sebelumnya sebanyak 82 orang menjadi 90 orang. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL