London,LiputanIslam.com—Slogan “Assad Must Go” merupakan slogan yang dimunculkan oleh kelompok oposisi pemerintah Suriah dan beberapa negara besar seperti Inggris, Amerika, dan Prancis. Beberapa negara ini menginginkan agar Bashar al-Assad segera pergi dari Suriah dan meninggalkan tampuk kekuasaannya.

Sekretaris Luar Negeri Inggris, Boris Johnson, mengatakan pada Rabu kemarin (21/3) bahwa slogan “Assad Must Go” sudah tak berfungsi lagi.

“Ini adalah slogan yang mungkin lebih ampuh dari cara apapun, tetapi mantra “Assad Must Go” sudah tidak lagi berfungsi untuk saat ini,” ucap Johnson sebagai respon atas pertanyaan apakah Inggris mampu untuk mempengaruhi kemunduran Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Jhonson mengatakan bahwa Assad kini telah mengontrol 75 persen populasi di Suriah dan 50 persen wilayah teritorialnya. “Penyembelihan besar-besaran akan segera datang,” jadi hal terbaik yang mesti dilakukan adalah melakukan perundingan di Jenews.

Pengunduran diri Bashar al-Assad merupakan prioritas utama sejumlah negara seperti Amerika, Inggris, dan Prancis. Sementara itu, Rusia tetap teguh memberikan dukungannya untuk pemerintah Bashar al-Assad.

Perang suriah mulai pecah pada tahun 2011. Kelompok oposisi dan kelompok militan bekerjasama untuk melawan pemerintah Suriah. Berbagai usaha perdamaian untuk Suriah di Jenewa dan Astana fokus pada gencatan senjata dan pengukuhan politik. Berita terbaru hasil perundingan Sochi menyebutkan bahwa masyarakat Suriah berkumpul bersama untuk membahas reformasi konstitusi di Suriah. (fd/AMD)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL