Washington,LiputanIslam.com-Menhan AS pada hari Selasa (3/12) menegaskan, militer AS akan tetap ditarik dari Afghanistan, baik ada kesepakatan dengan Taliban atau tidak.

Dalam wawancara dengan Reuters, Mark Esper menyatakan, jumlah serdadu AS di Afghanistan akan tetap dikurangi, tanpa melihat upaya-upaya untuk menjalin kesepakatan dengan Taliban.

Tanpa menyebut jumlah serdadu AS yang akan ditarik dari Afghanistan, Esper mengatakan,”Saya yakin kami bisa mengurangi jumlah serdadu AS di Afghanistan. Di saat yang sama, kami juga percaya bahwa tempat itu tak akan berubah menjadi pangkalan aman bagi teroris untuk menyerang AS.”

Baca: Analis Irak: UEA Anggarkan Dana untuk Perusakan Konsulat Iran

Saat ditanya apakah penarikan serdadu AS bergantung kepada kesepakatan dengan Taliban, dia menjawab,”Tidak harus demikian… Para sekutu kita juga setuju bahwa pengurangan (jumlah serdadu) ini bisa dilakukan.”

Pemerintahan Donald Trump bulan lalu secara mendadak menghentikan perundingan dengan Taliban untuk mengakhiri perang selama 18 tahun di Afghanistan. Trump melalui Twitter mengklaim, rencananya dia akan bertemu petinggi Taliban di Camp David. Namun, lantaran kelompok itu meledakkan bom di Kabul, dia membatalkan pertemuan tersebut.

Awalnya, kesepakatan yang sudah dirundingkan sejak tahun lalu itu akan difinalisasi di Camp David. Dalam kesepakatan itu, AS harus mengurangi jumlah serdadunya dari 14 ribu personel menjadi 8600 personel. Di lain pihak, Taliban mesti melakukan perundingan damai langsung dengan pemerintah Afghanistan, serta mengutuk kelompok teroris internasional seperti al-Qaeda. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*