Foto: abna24

Kabul,LiputanIslam.com-Pembunuhan warga Syiah yang dilakukan kelompok-kelompok takfiri di Afghanistan memiliki sebuah tujuan, yaitu menyalakan api pertikaian antarmazhab di negara ini. Hal ini segera ditanggapi oleh para tokoh Sunni dan Syiah Afghanistan.

Mohammad Mohaqqeq, deputi kedua Urusan Ekskutif Afghanistan, mengatakan,”Takfiri bertujuan memecah belah masyarakat. Namun, warga Afghanistan telah berkali-kali menang di hadapan mereka. Kini pun mereka akan menggagalkan upaya kelompok takfiri.”

Selain relawan rakyat yang bahu membahu dengan militer Afghanistan dalam memerangi kelompok teroris, kini kaum wanita yang suami atau anak-anak mereka telah syahid di tangan ISIS, turut mengangkat senjata.

Sebuah kelompok yang terdiri dari 150 wanita di Qoush Tipeh dan Darzab, wilayah Jouzjan, Afghanistan, kini telah dipersenjatai.

Daerah Qoush Tipeh dan Darzab termasuk kawasan yang tidak aman di kawasan Jouzjan. Api perang yang dinyalakan ISIS telah memaksa penduduk Darzab pergi dari rumah mereka dan menetap di daerah lain.

Kebangkitan kaum wanita Afghanistan ini memberikan pesan kepada ISIS: tujuan mereka untuk menakut-nakuti warga tidak akan pernah berhasil.

Kelompok-kelompok takfiri yang sudah kewalahan menghadapi tentara Afghanistan, kini menjadikan warga desa, pekerja tambang, bahkan para jemaah masjid sebagai sasaran kekejaman mereka. (af/abna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL