AbuDhabi,LiputanIslam.com-Menurut kutipan Sputnik dari Associated Press, menlu AS yang tengah berada di UEA menyatakan, Iran akan “membayar mahal atas semua tindakannya.”

Mike Pompeo mengatakan, masalah yang menjadi pusat perhatian AS saat ini adalah memutus peluang finansial Iran, agar negara ini “menghentikan perilaku buruknya.”

Kendati embargo-embargo finansial, ekonomi, minyak, dan selainnya jelas berpengaruh langsung pada kebutuhan masyarakat Iran, seperti obat-obatan dan item-item medis lainnya, Pompeo mengklaim bahwa embargo ini ditujukan kepada “pemerintahan Iran, bukan rakyat Iran.”

“Embargo diberlakukan agar pemerintah Iran mengubah kebijakannya,”ujar Pompeo.

Dia menyatakan, Iran harus tahu bahwa AS akan mengerahkan semua upaya guna menjaga lalu lintas di perairan bebas, juga melindungi jalur transit minyak untuk semua negara dunia.

“Kami telah menjaga jalur transit ini tetap terbuka selama puluhan tahun, dan kami akan melanjutkannya,”ucapnya.

Sebelum ini, presiden Iran di Swiss menanggapi ancaman Trump untuk membekukan ekspor minyak Iran.

“Salah satu orang Amerika berkata, dia tak akan membiarkan Iran mengekspor minyaknya. Jelas bahwa dia (Trump) tidak bisa menganalisis makna ucapannya ini,”kata Rouhani di depan warga Iran di Swiss.

Rouhani menegaskan, ucapan Trump soal pembekuan ekspor minyak Iran berarti bahwa semua minyak kawasan tak akan bisa diekspor. “Jika bisa, coba kalian lakukan dan lihat apa yang akan terjadi,”ancam Rouhani kepada Trump. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*