Kairo,LiputanIslam.com-Menlu Saudi dalam konferensi pers bersama sekjen PBB pada Selasa (17/4) menyatakan kepada AS, bahwa negaranya siap mengirim pasukan ke Suriah untuk ‘memerangi terorisme.’

Adel al-Jubeir mengumumkan, Riyadh menyetujui saran mengirim pasukan yang disebut “koalisi Islam antiterorisme” ke Suriah. Mesir adalah salah satu negara yang bergabung dalam koalisi ini.

Hal ini dinyatakan al-Jubeir menyusul laporan Wall Street Journal bahwa AS berniat untuk keluar dari Suriah. Demi mewujudkan tujuan-tujuannya di Suriah, AS berencana meningkatkan pengaruh beberapa negara Arab di negara tersebut.

Menurut pengakuan al-Jubeir, John Bolton (penasihat keamanan nasional Gedung Putih) juga telah berunding dengan Mesir untuk mengirim pasukan ke Suriah. Dia juga meminta bantuan dana dari Saudi, UEA, dan Qatar.

Kantor berita Euro News melaporkan, seorang mantan pejabat tinggi intelijen Mesir menanggapi permintaan Bolton tersebut. Muhammad Rashad mengatakan, Kairo tak akan bergabung dengan koalisi tersebut.

“Tentara Mesir bukan antek. Strategi Kairo terkait Suriah didasari dukungan terhadap keutuhan wilayah Suriah dan tentara nasional mereka,”kata Rashad. (af/alalam/fars)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL