Tehran,LiputanIslam.com—Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi, menolak pernyataan-pernyataan yang baru-baru ini disampaikan oleh Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan. Ia menyebut pernyataan tersebut “Tak berdasar” dan mengatakan bahwa Ankara sedang memainkan permainan licik untuk membenarkan kebijakan-kebijakan ekspansionisnya.

“Sangat disayangkan, bahwa para pejabat Turki terus membuat pernyataan-pernyataan tak berdasar yang mengganggu tetangga-tetangga mereka.” Ucap Qassemi, Minggu (26/03)

“Dengan menuduh orang lain serta mengulangi klaim-klaim palsu tersebut, mereka (para pejabat Turki) mencoba untuk membenarkan kebijakan-kebijakan ekspansionisnya terhadap para tetangga mereka”, tambahnya.

Juru bicara Iran menyatakan bahwa komentar-komentar Wakil Perdana Menteri Turki, Veysi Kaynak, sebagai komentar yang keliru. Dalam komentar tersebut, Veysi mengkalim bahwa Iran telah mengabaikan permintaan sekitar tiga juta pengungsi, sebagian besar warga Afganistan, yang mencoba untuk pergi ke Turki melewati Iran.

“Iran telah menampung jutaan pengungsi dari negara-negara tetangganya, selama lebih dari 30 tahun,” Bantah Qassemi.

“Turki seharusnya belajar dari Iran tentang bagaimana menjadi tuan rumah yang baik untuk jutaan pengungsi selama lebih dari tiga dekade dan tidak pernah sekalipun menolak para pengungsi tersebut serta memanfaatkan isu-isu kemanusiaan untuk tujuan lain yang syarat dengan motif politik terhadap negara lain.” Tegas juru bicara Iran tersebut.

Qassemi mendesak para pejabat Turki untuk tidak mencampuradukkan isu-isu kemanusiaan dengan sengketa politik. Ia juga mengingatkan Turki untuk tetap menghormati kedaulatan nasional negara-negara tetangga mereka, terutama Irak dan Suriah.(fd/Tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL