Damaskus,LiputanIslam.com-Stasiun televisi al-Mayadeen melaporkan, Seymour Hersh, seorang jurnalis ternama AS, mengatakan bahwa gas sarin yang digunakan kelompok teroris Jabhat al-Nusra di Ghouta Timur berasal dari Saudi dan Turki.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Russia Today, Hersh mengatakan,”Berdasarkan laporan-laporan intelijen, kami mengkonfirmasi bahwa Saudi dan Turki pada tahun 2013 menyerahkan bahan utama pembuatan gas sarin kepada Jabhat al-Nusra di Suriah.”

“Gas sarin yang digunakan di Ghouta Timur pada 2013 tidak memiliki kemiripan dengan gas sarin yang saat itu ada di tangan tentara Suriah. Organisasi Pelarangan Senjata Kimia juga telah mengkonfirmasi fakta ini,”pungkasnya. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*