London,LiputanIslam.com-Partai Buruh Inggris pada hari Kamis (21/11) merilis statemen kampanyenya setebal 107 halaman. Statemen tersebut memuat prinsip-prinsip kebijakan luar negeri pemerintah Inggris di bawah Jeremy Corbyn, jika partainya menang dalam pemilu.

“Saat para milyarder dan pemilik bank meraih kekuasaan politik, mereka tidak memihak rakyat. Sepertiga milyarder memberi bantuan finansial kepada Partai Konservatif. Para milyarder, jetset, penghindar pajak, pejabat korup, dan perusak lingkungan hidup berhutang budi kepada Partai Konservatif,”kata Corbyn.

Baca: Luxembourg Minta Uni Eropa Akui Negara Palestina

“Namun kita bukanlah milik mereka (milyarder). Partai Buruh juga bukan milik mereka. Partai ini adalah milik rakyat. Sebab itu, milyarder menyerang kami dan media-media mereka menebar dusta soal kami,”tambahnya.

Terkait kebijakan luar negeri, Corbyn menuding Partai Konservatif gagal memainkan peran dalam sejumlah krisis kemanusiaan, seperti Kashmir, Yaman, dan Myanmar.

“Dalam sebagian kasus, mereka (Partai Konservatif) hanya bungkam di hadapan hukum internasional. Sebagai contoh, mereka tidak mengecam Muhammad bin Salman atas keterlibatannya dalam pembunuhan Jamal Khashoggi,”tandas Corbyn.

“Partai Buruh berkomitmen untuk menciptakan perdamaian komprehensif di Timur Tengah berdasarkan solusi Dua Negara. Tak ada solusi militer yang cocok untuk perseteruan (Palestina-Israel) ini. Semua masalah harus diatasi berasaskan keadilan dan hukum internasional. Penjajahan dan pembangunan pemukiman harus dihentikan. Pemerintahan Partai Buruh akan segera mengakui negara Palestina,”pungkasnya. (af/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*