Doha,LiputanIslam.com-Dubes Qatar di Australia memperingatkan, semua bentuk serangan ke negaranya adalah tindakan gila dan menyeret kawasan Teluk Persia kepada kehancuran.

Nasir Al Khalifa menegaskan, Qatar memiliki kartu-kartu as yang jika dibutuhkan, akan digunakan untuk membalas para pemboikotnya. Menurutnya, masyarakat internasional juga tak akan membiarkan konflik terjadi di Teluk Persia, sebab itu berujung pada kekalahan semua pihak yang terlibat konflik.

Dia menilai, penggunaan info-info dusta dalam kemelut ini bertujuan untuk memprovokasi opini umum terhadap Qatar.”Info-info dusta ini tidak disebarkan oleh orang-orang biasa, tapi dilakukan negara-negara tetangga kami,”ujar Al Khalifa.

Dubes Qatar ini menyatakan, upaya-upaya diplomatik untuk mengatasi kemelut ini masih terus berjalan. Tujuannya adalah memperoleh solusi yang memuaskan semua pihak, sebab ini adalah krisis yang paling berbahaya bagi negara-negara Arab Teluk pasca Perang Kuwait tahun 1991.

Al Khalifa menegaskan, negaranya memiliki posisi strategis bagi negara-negara dunia. “Qatar bukan negara yang terisolasi. 25 persen kebutuhan gas dunia dipasok oleh kami. Qatar menyediakan sebagian besar kebutuhan energi Jepang, Korea, China, Italia, Spanyol, dan Inggris. Sebab itu, Qatar memiliki pendukungnya tersendiri. Keamanan Qatar adalah bagian dari kepentingan negara-negara tersebut,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL