Gaza,LiputanIslam.com-Juru bicara Gerakan Jihad Islam Palestina mengecam keras Muhammad bin Salman, menyusul statemennya tentang pembentukan negara Yahudi.

Daud Shahab menegaskan, berbicara tentang hak bangsa Yahudi untuk membentuk negara mengindikasikan ketidaktahuan tentang fakta-fakta sejarah.

Dia menambahkan, Rezim Zionis adalah rezim asing yang ditakdirkan untuk binasa. Tidak ada justifikasi apa pun untuk mengakui eksistensi rezim ini.

Menurut laporan stasiun televisi al-Mayadeen, juru bicara Jihad Islam menandaskan bahwa unjuk rasa al-Awdah di Gaza, Jumat (30/3) lalu bertujuan mengingatkan bangsa Arab akan hak kepulangan pengungsi Palestina.

Putra mahkota Saudi dalam statemen terbarunya menyatakan, Saudi memiliki banyak kepentingan bersama dengan Israel. “Jika perdamaian terwujud, Israel dan negara-negara anggota GCC, juga negara-negara seperti Mesir dan Yordania, akan memperoleh banyak keuntungan,”ujar Bin Salman.

Saat ditanya majalah Atlantic apakah Yahudi bisa memiliki negara sendiri, Bin Salman menjawab, dia berkeyakinan bahwa bangsa Palestina dan Israel berhak memiliki tanah air sendiri.

“Namun kita harus mewujudkan sebuah kesepakatan perdamaian terlebih dahulu, sehingga selain menunjukkan stabilitas kepada orang lain, hubungan juga bisa dinormalisasi,”tambahnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*